Image result for rb leipzig 2016

DUNIABOLA121.COM - Ada sedikit hal menarik yang pantas disimak pada Bundesliga musim 2016-2017 ini. Bukan tim raksasa seperti Bayern Munich ataupun Borussia Dortmund yang sedang diperbincangkan. Akan tetapi, tim yang baru berumur 7 tahun inilah sedang panas dibahas oleh khalyak ramai.

RB Leipzig baru muncul di dunia sepakbola Jerman pada tahun 2009. Memulai petualangan di dunia sepakbola dari divisi lima dan kini sedang memuncaki klasemen sementara Bundesliga adalah sesuatu yang sangat instan bagi sejumlah kalangan sepakbola. Atas torehan prestasinya ini RB Leipzig kini termasuk salah satu klub sepakbola yang paling dibenci di seantero Jerman bahkan lebih dibenci dari tim raksasa seperti Bayern Munich yang suka mencomot pemain terbaik dunia untuk melanjutkan dominasinya di Bundesliga.

Seperti yang terjadi pada laga menjamu Borussia Dortmund dan Hansa Rostock. Saat menjamu Borussia Dortmund, para supporter dari tim tamu tersebut memilih memboikot pertandingan dengan cara tidak membeli tiket pertandingan agar RB Leipzig tidak mendapat pemasukkan dari laga kandangnya. Sementara pada kala melawan Hansa Rostock, sejumlah supporter Hansa Rostock enggan masuk ke dalam stadion dan yang lebih ekstrem adalah kala RB Leipzig menjamu Dynamo Dresden pada ajang DFB-Pokal. Sejumlah supporter Dynamo Dresden melemparkan potongan kepala banteng ke dalam lapangan kala pertandingan sedang berjalan.

SUMBER KEBENCIAN PUBLIK JERMAN TERHADAP RB LEIPZIG
Related image
Potongan kepala banteng saat laga melawan Dynamo Dresden 

Sebenarnya publik Jerman bukan benci akan prestasi RB Leipzig saat ini. Ketangguhan para pemain mudanya pun sangat layak kita puji. Namun, ada suatu hal yang dinilai publik Jerman sangat tidak pantas dilakukan RB Leipzig di dunia sepakbola Jerman.

Sumber kebencian publik Jerman terhadap RB Leipzig ternyata adalah keterlibatan perusahaan minuman berenergi asal Austria Red Bull. Masyarkat pecinta sepakbola Jerman menilai RB Leipzig adalah bagian dari alat marketing perusahaan minuman berenergi tersebut. Dan hal tersebut dinilai bisa merusak sepakbola Jerman.

RB Leipzig lahir dari salah satu mimpi Dietrich Mateschitz yang merupakan founder Red Bull. Seakan belum puas dengan apa yang telah dimiliki Red Bull di cabang olahraga lain seperti Formula One, Dietrich pun membangun kekuatan sepakbola di Jerman Timur dengan membeli sebuah klub divisi lima SSV Markranstadt ( nama Leipzig sebelumnya).

Setelah membeli klub sepakbola tersebut, dia pun melakukan perubahan total dari nama lapangan sampai dengan nama klub dengan nama yang ada saat ini RB Leipzig. Itulah kisah singkat lahirnya RB Leipzig yang kini memuncaki klasemen Bundesliga.

Publik sepakbola Jerman menilai RB Leipzig membagun segalannya menggunakan uang tidak seperti klub lain yang memegang teguh tradisi sepakbola Jerman yakni dari identitas klub sepakbola tersebut terutama para supporter. RB Leipzig yang merupakan klub sepakbola sampai saat ini hanya memiliki 17 anggota dimana diyakini para anggota yang bergabung dengan RB Leipzig juga memiliki keterikatan terhadap Reb Bull.

Cara yang ditempuh RB Leipzig yang instan tersebut membuat kemarahan publik sepakbola Jerman. Sampai setelah lahirnya RB Leipzig sebagai klub sepakbola itu banyak klub yang menolak untuk bertanding dengan mereka. bahkan hanya untuk sebuah laga persahabatan.

Terlepas dari semua hal kontroversial mengenai RB Leipzig. Dari sudut pandang olahraga khususnya sepakbola, RB Leipzig pantas menjadi salah satu tim sepakbola yang tidak boleh dianggap remeh. Banyak kalangan memprediksi RB Leipzig akan menjadi sesuatu yang besar di dunia sepakbola karena saat ini mereka dilatih oleh pelatih berpengalaman yang berkebangsaan Autris Ralph Hasenhuttl. Skuat RB leipzig pun didukung dengan fasilitas latihan dengan nilai yang cukup fantastis dan juga memiliki stadion yang cukup besar. 

Semua itu tentunya didukung dengan kekuatan finansial dari minuman berenergi pabrikan Reb Bull.






Search