DUNIABOLA121.COM - Laga terakhir dalam penyisihan di grup B Piala Eropa 2016 antara Inggris kontra Slovakia pun berkahir tanpa gol. Hasil ini pun membuat kedua tim harus berbagi angka di laga terakhir ini. Dalam laga terkahir ini pelatih Inggris Roy Hodgson melakukan perombakan susunan pemain starternya. Berbeda dari pertandingan sebelumnya, Jamie Vardy pun dijadikan tumpuan lini depan Inggris pada pertandingan ini.

Inggris memang tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dibandingkan Slovakia. Selain lebih dominan dalam penguasaan bola, Akurasi umpan dari pasukan Roy Hodgson ini pun terbilang sangat akurat dibandingkan lawannya. Namun, dari semua itu Inggris tidak mampu menghasilkan gol ke gawang Slovakia.

Tampil dengan dominasi tinggi seakan tidak berarti bagi Inggris, karena tidak mampu menghasilkan satu gol pun ke gawang lawan. Atas hasil pada laga ini, Roy Hodgson pun menjadi sorotan, kalangan pengamat sepakbola terutama para pendukung Inggris menilai Hodgson terlalu banyak melakukan perubahan di setiap laga yang dilakoni oleh Inggris.

Hasil imbang tersebut membuat Inggris harus kehilangan posisi juara grup yang direbut oleh Wales. Tim Tiga Singa tetap lolos sebagai runner-up Grup A. Namun, menurut pemain belakang Inggris Ryan Betrand, Inggris tetap optimis akan melaju jauh dalam Piala Eropa 2016 ini. " Kami sangat optimis bisa melaju jauh dan tidak sabar lagi untuk menjalani pertandingan berikutnya. Kami masih dalam arah yang benar saat ini", jelas Betrand.

Datang sebagai tim unggulan, tergabung di grup B bersama Wales, Slovakia dan Russia. Inggris hanya mampu meraih lima poin dalam tiga pertandingan yang dilakoni dalam babak penyisihan grup dan hanya finish sebagai runner up di grup B. Inggris hanya meraih kemenangan sekali kala berhadapan dengan Wales, sementara hanya mampu bermain imbang melawan Russia dan Slovakia.





Search