Duniabola - Jelang partai puncak Coppa Italia musim ini yang menurut rencana akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma (21/5). AC Milan akan menantang juara bertahan Juventus. Bagi AC Milan ini adalah laga penting dan bisa menjadi penyelamat mereka setelah dalam liga mereka hanya mampu finish pada posisi ketujuh.

Gelar Coppa Italia ini sangat berarti bagi AC Milan karena gelar ini bisa menjadi hadiah terindah bagi seluruh fans mereka dan jika anak asuh Cristian Brocchi ini mampu mengalahkan Juventus maka gelar Coppa Italia akan sekaligus mengantarkan mereka ke kompetisi Liga Eropa musim depan. 

AC Milan memang menutup musim kompetisi dengan hasil buruk. Mereka harus menerima hasil pahit pada laga terakhir mereka di liga setelah dikalahkan AS Roma dengan skor 1-3 di kandang sendiri. 

Kini mereka sudah mengalihkan fokus ke laga kontra Juve. Sang manajer Brocchi pun menyadari duel melawan jawara lima musim terakhir tersebut bakal sangat sulit. Brocchi yang ditunjuk sebagai allenatore Milan menggantikan Sinisa Mihajlovic pada April 2016. Dia akan memimpin Rossoneri sampai akhir musim ini meskipun tidak menutup kemungkinan akan dipertahankan apabila kinerjanya memuaskan.

Laga melawan Juventus bisa jadi laga penentu untuk masa depan Brocchi sebagai pelatih di AC Milan. Namun sebaliknya, dia sangat yakin hasil apapun yang akan diraih anak asuhnya tidak akan mempengaruhi masa depannya.

"Saya rasa masa depan saya tidak tergantung dengan final Coppa Italia, Saya tidak memikirkan apapun setelah final. Saya yakin bahwa pekerjaan ini, kalau saya melakukannya di waktu yang tepat, bisa membawa hasil bagus. Dan setelah 35 hari pertama saya sebagai pelatih Milan saya merasa saya memiliki karakter yang lebih kuat." tutupnya.

Search