DUNIABOLA - Claudio Ranieri, pelatih Leicester City berkebangsaan Italia ini mengungkapkan kisah indah dalam dunia sepakbola saat ini bukanlah kisah pertamanya. Seperti diketahui saat ini peluang Leicester City menyabet gelar juara semakin dekat.  Berjarak tujuh poin sebagai pemimpin klasemen sementara dengan Tottenham Hotspur membuat perjalan pasukan The Foxes ini bagaikan sebuah dongeng.

Namun, bagi seorang Claudio Ranieri ini bukan kali pertamanya mengantarkan sebuah tim kecil yang tanpa pemain bintang dikenal diseluruh dunia. Bagi Ranieri, kisah pertamanya ketika memulai karier profesionalnya sebagai pelatih bersama Cagliari. Hanya berbekal pengalaman melatih tim amatir Ranieri sukses membawa Cagliari naik dari Serie C1 --divisi tiga Liga Italia-- ke Serie A dalam tiga musim beruntun.

"Saya tidak lupa ketika saya memulainya, di mana saya memulainya, di divisi apa, saya datang dari tim non liga, dari sepakbola amatir. Dan ketika saya tiba di Cagliari di divisi tiga, lalu kami naik ke Serie A, itu adalah kisah pertama saya" katanya.

Sejak menangani Leicester City pada musim panas lalu, Claudio Ranieri dianggap bak seorang dewa. Musim lalu pasukan The Foxes yang sempat terancam degradasi ini membuat kejutan yang sangat istimewa musim ini. Bahkan yang sebelumnya nama Ranieri akan diabadikan sebagai salah satu nama jalan di kota Leicester sekarang ini telah ada wacana baru lagi yakni membuat oatung Ranieri.

Sejak menukangi pasukan The Foxes, Ranieri dianggap amat berjasa mempersembahkan titel teratas Inggris yang pertama dalam dalam 132 tahun sejarah klub itu. Muncul wacana mendirikan patung sebagai penghormatan untuknya.

Search